Teknologi, Adaptasi, Dan Dunia yang berubah (revisi)
e-book berisi kumpulan tulisan dan artikel tentang teknologi, sains, manajemen, dan sepak bola. ukuran 17,6 x 25 cm
17 January 2011
09 January 2011
Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah: e-book
Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah
kumpulan tulisan yang pernah diposting di blog dan media online
kumpulan tulisan yang pernah diposting di blog dan media online
08 January 2011
02 January 2011
Cerdas dalam Membaca Informasi
Informasi dapat begitu mudah kita dapatkan. Informasi bisa diperoleh melalui koran, majalah, buku, papan pengumuman, televisi, papan reklame di pinggir jalan, pengumuman dan siaran radio, dan informasi di situs-situs internet. Informasi itu dapat berupa berita dan iklan. Berita mencoba memberikan informasi berupa keadaan atau kejadian yang sudah atau sedang terjadi. Adapun iklan berisi informasi yang berusaha menarik minat atau mengajak kepada suatu produk tertentu.
Terkadang informasi ditampilkan secara aktual dan apa adanya untuk mengabarkan suatu peristiwa supaya diketahui oleh orang banyak. Ada juga informasi yang ditampilkan secara tersirat. Ada informasi lain yang terkandung di balik berita atau pengumuman yang ada. Demikian juga dengan iklan, yang terkadang digambarkan tidak secara langsung tetapi ada makna yang tersirat di baliknya. Saat ini, membaca dan memahami sesuatu informasi tertentu harus dilakukan dengan cerdas. Cerdas untuk dapat mengetahui makna lain yang tersirat di balik informasi yang disampaikan.
Terkadang sebuah berita disampaikan dengan membawa satu kepentingan tersembunyi. Berita itu secara apik dikemas dan ditambah dengan penyamaran informasi untuk menutupi kepentingan di baliknya. Untuk membaca informasi semacam inilah yang perlu dilakukan dengan cerdas. Begitu juga dengan iklan, terkadang ada informasi lain yang ditampilkan dengan kecil dan kurang nampak. sehingga terkesan menutupi keadaan yang ada dan dengan mudah dicap menyesatkan. Padahal kesan ini hanya timbul dari cara membaca yang kurang teliti dan cermat.
Istilah membaca informasi pun mesti dipahami dengan lebih luas, tidak hanya membaca kalimat atau kata dalam tulisan. Karena informasi tidak hanya didapat berupa tulisan saja, banyak informasi juga didapat secara audiovisual atau juga berupa gambar, tabel, dan diagram (grafik). Membaca harus dipahami dengan mencoba menggali keseluruhan informasi secara utuh dengan teliti baik yang tampak maupun yang tersirat di baliknya.
Ketika membaca berita yang disampaikan melalui sebuah stasiun TV tertentu, terkadang kita perlu melihat apa dan siapa yang ada di balik berita itu. Karena bisa jadi ada kepentingan tertentu yang bisa saja mendistorsi informasi tersebut. Misalnya, berita tentang kejadian lumpur lapindo bisa saja disampaikan dengan membawa kepentingan dari pihak tertentu secara halus dan terselubung. Juga berita-berita yang lain dalam semua bidang mencakup politik, olahraga, dan bahkan dalam bidang iptek.
terkadang informasi juga dibawakan dengan maksud untuk mendiskreditkan salah satu pihak atau golongan tertentu. Dalam politik dimana persaingan begitu kuat dan ketat, salah satu pihak dapat mendiskreditkan pihak lain sebagai lawan politiknya secara terselubung melalui informasi yang menyesatkan. Hal semacam ini sering disebut black campaign atau kampanye hitam yang berupaya menjatuhkan pihak lawan melalui informasi yang menjatuhkan secara halus dan terselubung (hidden).
Dalam bentuk lain dan dengan cara yang lebih mudah ditebak, iklan pun dapat ditampilkan dengan mengandung informasi terselubung. Meski data yang ditampilkan benar dan nyata, namun terkadang digunakan secara berlebihan dan tidak pada tempatnya. Ini mungkin masih bisa ditolerir mengingat iklan memang berusaha menarik perhatian secara mencolok. Dan, justru strategi semacam ini terkadang efektif dalam menarik perhatian konsumen.
Sebagai contoh, iklan televisi dari simpati dan kartu as yang secara tidak langsung menyindir operator lain sebagai pesaingnya. Kata-kata Sule dalam iklan kartu as, "saya ngga mau diboongin sama anak kecil" tentu dengan mudah bisa ditebak kepada siapa ditujukan. Ini bisa jadi contoh black campaign terhadap pesaing.
Iklan lain yang memerlukan kecerdasan dalam membacanya adalah iklan terbaru dari RCTI yang mengatakan 93% pemirsa TV Indonesia nonton RCTI. Judul dengan ukuran besar dan mencolok ini ditandai dengan sebuah tanda bintang yang merujuk ke sebuah catatan kaki dengan ukuran sangat kecil di bawah iklan. Ternyata angka 93% adalah hasil survei penonton saat siaran langsung final AFF cup. Tentu saja saat itu sebagian besar pemirsa sedang nonton RCTI yang menyiarkannya. Dan didapatlah angka 93% itu dan digunakan sebagai head iklan. Jika tidak teliti tentu kita akan menganggap bahwa secara umum jumlah pemirsa RCTI mencakup 93%, padahal tidak demikian.
Kejelian dan kecerdasan membaca informasi sangat diperlukan saat ini. Berusaha membaca informasi secara utuh dan juga mencoba melihat di balik informasi itu bisa sedikit membantu memahami informasi dan menggalinya. dengan membaca dengan benar, memanfaatkannya dalam membuat keputusan juga bisa menjadi lebih baik. Membaca informasi secara benar dapat menentukan dibuatnya keputusan yang lebih baik. Baik keputusan dalam mendukung salah satu pihak dalam politik, maupun menentukan produk yang ingin dibeli.
Jadilah penerima informasi yang cerdas.
Terkadang informasi ditampilkan secara aktual dan apa adanya untuk mengabarkan suatu peristiwa supaya diketahui oleh orang banyak. Ada juga informasi yang ditampilkan secara tersirat. Ada informasi lain yang terkandung di balik berita atau pengumuman yang ada. Demikian juga dengan iklan, yang terkadang digambarkan tidak secara langsung tetapi ada makna yang tersirat di baliknya. Saat ini, membaca dan memahami sesuatu informasi tertentu harus dilakukan dengan cerdas. Cerdas untuk dapat mengetahui makna lain yang tersirat di balik informasi yang disampaikan.
Terkadang sebuah berita disampaikan dengan membawa satu kepentingan tersembunyi. Berita itu secara apik dikemas dan ditambah dengan penyamaran informasi untuk menutupi kepentingan di baliknya. Untuk membaca informasi semacam inilah yang perlu dilakukan dengan cerdas. Begitu juga dengan iklan, terkadang ada informasi lain yang ditampilkan dengan kecil dan kurang nampak. sehingga terkesan menutupi keadaan yang ada dan dengan mudah dicap menyesatkan. Padahal kesan ini hanya timbul dari cara membaca yang kurang teliti dan cermat.
Istilah membaca informasi pun mesti dipahami dengan lebih luas, tidak hanya membaca kalimat atau kata dalam tulisan. Karena informasi tidak hanya didapat berupa tulisan saja, banyak informasi juga didapat secara audiovisual atau juga berupa gambar, tabel, dan diagram (grafik). Membaca harus dipahami dengan mencoba menggali keseluruhan informasi secara utuh dengan teliti baik yang tampak maupun yang tersirat di baliknya.
Ketika membaca berita yang disampaikan melalui sebuah stasiun TV tertentu, terkadang kita perlu melihat apa dan siapa yang ada di balik berita itu. Karena bisa jadi ada kepentingan tertentu yang bisa saja mendistorsi informasi tersebut. Misalnya, berita tentang kejadian lumpur lapindo bisa saja disampaikan dengan membawa kepentingan dari pihak tertentu secara halus dan terselubung. Juga berita-berita yang lain dalam semua bidang mencakup politik, olahraga, dan bahkan dalam bidang iptek.
terkadang informasi juga dibawakan dengan maksud untuk mendiskreditkan salah satu pihak atau golongan tertentu. Dalam politik dimana persaingan begitu kuat dan ketat, salah satu pihak dapat mendiskreditkan pihak lain sebagai lawan politiknya secara terselubung melalui informasi yang menyesatkan. Hal semacam ini sering disebut black campaign atau kampanye hitam yang berupaya menjatuhkan pihak lawan melalui informasi yang menjatuhkan secara halus dan terselubung (hidden).
Dalam bentuk lain dan dengan cara yang lebih mudah ditebak, iklan pun dapat ditampilkan dengan mengandung informasi terselubung. Meski data yang ditampilkan benar dan nyata, namun terkadang digunakan secara berlebihan dan tidak pada tempatnya. Ini mungkin masih bisa ditolerir mengingat iklan memang berusaha menarik perhatian secara mencolok. Dan, justru strategi semacam ini terkadang efektif dalam menarik perhatian konsumen.
Sebagai contoh, iklan televisi dari simpati dan kartu as yang secara tidak langsung menyindir operator lain sebagai pesaingnya. Kata-kata Sule dalam iklan kartu as, "saya ngga mau diboongin sama anak kecil" tentu dengan mudah bisa ditebak kepada siapa ditujukan. Ini bisa jadi contoh black campaign terhadap pesaing.
Iklan lain yang memerlukan kecerdasan dalam membacanya adalah iklan terbaru dari RCTI yang mengatakan 93% pemirsa TV Indonesia nonton RCTI. Judul dengan ukuran besar dan mencolok ini ditandai dengan sebuah tanda bintang yang merujuk ke sebuah catatan kaki dengan ukuran sangat kecil di bawah iklan. Ternyata angka 93% adalah hasil survei penonton saat siaran langsung final AFF cup. Tentu saja saat itu sebagian besar pemirsa sedang nonton RCTI yang menyiarkannya. Dan didapatlah angka 93% itu dan digunakan sebagai head iklan. Jika tidak teliti tentu kita akan menganggap bahwa secara umum jumlah pemirsa RCTI mencakup 93%, padahal tidak demikian.
Kejelian dan kecerdasan membaca informasi sangat diperlukan saat ini. Berusaha membaca informasi secara utuh dan juga mencoba melihat di balik informasi itu bisa sedikit membantu memahami informasi dan menggalinya. dengan membaca dengan benar, memanfaatkannya dalam membuat keputusan juga bisa menjadi lebih baik. Membaca informasi secara benar dapat menentukan dibuatnya keputusan yang lebih baik. Baik keputusan dalam mendukung salah satu pihak dalam politik, maupun menentukan produk yang ingin dibeli.
Jadilah penerima informasi yang cerdas.
31 December 2010
Cerdas Menggunakan Ponsel Cerdas
Ponsel boleh jadi telah menjadi salah satu kebutuhan pokok (kebutuhan primer) manusia di era informasi ini. dari orang dewasa sampai anak-anak, dari pekerja sampai pelajar, dari orang yang hidupnya pas-pasan sampai orang yang hidup berkecukupan, hampir semuanya memiliki ponsel. Dari yang menggunakan ponsel untuk sms dan menelpon sampai yang menggunakan ponsel untuk chatting dan browsing di internet. Ponsel menjadi sebuah perangkat yang harus ada di sakunya, di dalam tasnya, ataupun selalu menghiasi penampilannya.
Kebutuhan setiap orang terhadap ponsel pun berbeda-beda. Masing-masing orang mempunyai alasan yang mengharuskan mereka memiliki ponsel. Sebagian besar memang masih menjadikan ponsel sebagai alat komunikasi utama yang memungkinkan mereka tetap bisa kontak dengan orang-orang dekat dalam hidupnya. orang-orang ini melakukan telepon dan sms sebagai aktivitas utama dalam berkomunikasi. Untuk melakukan fungsi ini, ponsel dengan fitur standar tentu sudah cukup buat mereka.
Namun seiring dengan perkembangan teknologi informasi, ponsel juga telah berkembang dan bertambah fungsinya. Dalam hal ini, Ponsel juga telah digunakan sebagai perangkat hiburan, pengambilan gambar atau foto, perangkat pembuat dokumen, dan perangkat untuk koneksi ke internet. Fitur-fitur tambahan telah banyak dibenamkan dalam sebuah ponsel seperti pemutar musik, radio, kamera, kartu memori eksternal untuk menyimpan data, dan perangkat koneksi serta transfer data semacam bluetooth dan juga wifi.
Berbagai aplikasi juga dibuat baik oleh produsen maupun oleh pengembang aplikasi independen yang bisa dibenamkan di dalam sebuah ponsel. Aplikasi office untuk membuat dokumen sebagaimana layaknya di pc ataupun aplikasi browser untuk membuka halaman internet, adalah beberapa contoh aplikasi yang ada di ponsel. Aplikasi game juga menjadi salah satu daya tarik orang dalam memilih sebuah ponsel. Fungsi ponsel pun telah berkembang sebagai sebuah perangkat yang multifungsi tidak hanya perangkat untuk melakukan komunikasi saja.
Perkembangan fungsi ponsel menjadi sebuah perangkat yang multifungsi telah menciptakan sebuah istilah baru, yaitu smartphone atau ponsel pintar. Sesuai dengan namanya, ponsel ini memang sengaja dirancang bukan semata-mata untuk keperluan komunikasi standar saja melainkan ponsel yang bersifat multifungsi. Bahkan boleh dibilang ponsel pintar dibuat untuk bisa menggantikan peran dari sebuah komputer dalam bentuk yang kompak, ringan, dan mudah dibawa kemana pun.
Sebuah perangkat yang multifungsi dengan bentuk yang ringkas dan dapat digunakan dalam genggaman tangan tentu saja sangat bermanfaat. Seolah-olah semua aktivitas, dari mulai hiburan, komunikasi, sampai pembuatan dokumen, sudah berada dalam genggaman dan dapat digunakan atau dibagi-pakai dengan mudah dan cepat.
Dari semua fungsi yang dimiliki oleh sebuah smartphone, fungsi konektivitas tentu menjadi salah satu yang banyak digunakan. Koneksi ke internet adalah salah satu kebutuhan hidup dan gaya hidup baru yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. informasi yang begitu cepat menyebar melalui internet membuat orang harus selalu terhubung dengan internet dimana pun dan kapan pun saja. Informasi dapat tersebar dengan cepat melalui internet, dimana suatu kejadian yang terjadi di tempat yang jauh dapat diketahui dengan cepat dan mudah oleh orang lain dalam waktu beberapa menit saja. Melalui ponselnya, yang memiliki fitur untuk koneksi internet, orang dapat mengakses internet dan mencari informasi yang dibutuhkannya. Keputusan-keputusan penting pun terkadang dibuat berdasarkan informasi yang diperolehnya dari internet melalui ponselnya.
Berkembangnya berbagai media sosial dan jejaring sosial juga ikut memicu lonjakan kebutuhan manusia terhadap internet. Interaksi secara maya dengan banyak orang melalui media sosial menjadi salah satu gaya hidup manusia masa kini sekaligus kebutuhan yang mesti mendapatkan tempatnya. Hal ini bisa dilihat sebagai sesuatu yang wajar dimana manusia memang selalu ingin bersosialisasi dengan orang lain. Sosialisasi merupakan fitrah manusia dan seolah mendapat tempatnya melalui berbagai situs jejaring sosial. Melalui ponselnya orang juga dapat mengakses berbagai media sosial ini dan sebuah fungsi tambahan pun melekat dengan baik dalam sebuah ponsel. Berbagai ponsel baru mengusung akses terhadap media sosial ini sebagai salah satu keunggulan dan daya tariknya.
Koneksi yang cepat adalah salah satu alasan banyak orang menggunakan ponsel untuk koneksi ke internet. Semakin banyak ponsel yang telah dirancang untuk bisa berjalan dalam jaringan 3G dan bahkan 3,5G semakin menambah penetrasi ke internet dengan mudah dan cepat. Jaringan 3G dan 3,5G memang dirancang untuk koneksi internet yang cepat. Browsing dengan menggunakan ponsel yang telah memiliki fasilitas jaringan 3G dan 3,5G menjadi semakin mudah. Semakin banyak juga orang yang terhubung dengan internet dengan adanya kemudahan ini.
Keunggulan ponsel dengan kemampuannya untuk bisa terkoneksi ke internet dengan cepat dan mudah merupakan sebuah peluang sekaligus tantangan buat para operator seluler. Semakin banyak orang yang mengakses internet melalui ponselnya tentu merupakan keuntungan buat operator seluler. Sebuah paket tarif yang sesuai tentu sangat dibutuhkan oleh konsumen pengguna ponsel untuk dapat memenuhi berbagai kebutuhannya yang dapat diperoleh melalui internet yang diakses dari ponselnya. Dan sebuah kerugian bagi konsumen dan operator, jika konsumen terhalang oleh tarif yg mahal.
Kebutuhan setiap orang terhadap ponsel pun berbeda-beda. Masing-masing orang mempunyai alasan yang mengharuskan mereka memiliki ponsel. Sebagian besar memang masih menjadikan ponsel sebagai alat komunikasi utama yang memungkinkan mereka tetap bisa kontak dengan orang-orang dekat dalam hidupnya. orang-orang ini melakukan telepon dan sms sebagai aktivitas utama dalam berkomunikasi. Untuk melakukan fungsi ini, ponsel dengan fitur standar tentu sudah cukup buat mereka.
Namun seiring dengan perkembangan teknologi informasi, ponsel juga telah berkembang dan bertambah fungsinya. Dalam hal ini, Ponsel juga telah digunakan sebagai perangkat hiburan, pengambilan gambar atau foto, perangkat pembuat dokumen, dan perangkat untuk koneksi ke internet. Fitur-fitur tambahan telah banyak dibenamkan dalam sebuah ponsel seperti pemutar musik, radio, kamera, kartu memori eksternal untuk menyimpan data, dan perangkat koneksi serta transfer data semacam bluetooth dan juga wifi.
Berbagai aplikasi juga dibuat baik oleh produsen maupun oleh pengembang aplikasi independen yang bisa dibenamkan di dalam sebuah ponsel. Aplikasi office untuk membuat dokumen sebagaimana layaknya di pc ataupun aplikasi browser untuk membuka halaman internet, adalah beberapa contoh aplikasi yang ada di ponsel. Aplikasi game juga menjadi salah satu daya tarik orang dalam memilih sebuah ponsel. Fungsi ponsel pun telah berkembang sebagai sebuah perangkat yang multifungsi tidak hanya perangkat untuk melakukan komunikasi saja.
Perkembangan fungsi ponsel menjadi sebuah perangkat yang multifungsi telah menciptakan sebuah istilah baru, yaitu smartphone atau ponsel pintar. Sesuai dengan namanya, ponsel ini memang sengaja dirancang bukan semata-mata untuk keperluan komunikasi standar saja melainkan ponsel yang bersifat multifungsi. Bahkan boleh dibilang ponsel pintar dibuat untuk bisa menggantikan peran dari sebuah komputer dalam bentuk yang kompak, ringan, dan mudah dibawa kemana pun.
Sebuah perangkat yang multifungsi dengan bentuk yang ringkas dan dapat digunakan dalam genggaman tangan tentu saja sangat bermanfaat. Seolah-olah semua aktivitas, dari mulai hiburan, komunikasi, sampai pembuatan dokumen, sudah berada dalam genggaman dan dapat digunakan atau dibagi-pakai dengan mudah dan cepat.
Dari semua fungsi yang dimiliki oleh sebuah smartphone, fungsi konektivitas tentu menjadi salah satu yang banyak digunakan. Koneksi ke internet adalah salah satu kebutuhan hidup dan gaya hidup baru yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. informasi yang begitu cepat menyebar melalui internet membuat orang harus selalu terhubung dengan internet dimana pun dan kapan pun saja. Informasi dapat tersebar dengan cepat melalui internet, dimana suatu kejadian yang terjadi di tempat yang jauh dapat diketahui dengan cepat dan mudah oleh orang lain dalam waktu beberapa menit saja. Melalui ponselnya, yang memiliki fitur untuk koneksi internet, orang dapat mengakses internet dan mencari informasi yang dibutuhkannya. Keputusan-keputusan penting pun terkadang dibuat berdasarkan informasi yang diperolehnya dari internet melalui ponselnya.
Berkembangnya berbagai media sosial dan jejaring sosial juga ikut memicu lonjakan kebutuhan manusia terhadap internet. Interaksi secara maya dengan banyak orang melalui media sosial menjadi salah satu gaya hidup manusia masa kini sekaligus kebutuhan yang mesti mendapatkan tempatnya. Hal ini bisa dilihat sebagai sesuatu yang wajar dimana manusia memang selalu ingin bersosialisasi dengan orang lain. Sosialisasi merupakan fitrah manusia dan seolah mendapat tempatnya melalui berbagai situs jejaring sosial. Melalui ponselnya orang juga dapat mengakses berbagai media sosial ini dan sebuah fungsi tambahan pun melekat dengan baik dalam sebuah ponsel. Berbagai ponsel baru mengusung akses terhadap media sosial ini sebagai salah satu keunggulan dan daya tariknya.
Koneksi yang cepat adalah salah satu alasan banyak orang menggunakan ponsel untuk koneksi ke internet. Semakin banyak ponsel yang telah dirancang untuk bisa berjalan dalam jaringan 3G dan bahkan 3,5G semakin menambah penetrasi ke internet dengan mudah dan cepat. Jaringan 3G dan 3,5G memang dirancang untuk koneksi internet yang cepat. Browsing dengan menggunakan ponsel yang telah memiliki fasilitas jaringan 3G dan 3,5G menjadi semakin mudah. Semakin banyak juga orang yang terhubung dengan internet dengan adanya kemudahan ini.
Keunggulan ponsel dengan kemampuannya untuk bisa terkoneksi ke internet dengan cepat dan mudah merupakan sebuah peluang sekaligus tantangan buat para operator seluler. Semakin banyak orang yang mengakses internet melalui ponselnya tentu merupakan keuntungan buat operator seluler. Sebuah paket tarif yang sesuai tentu sangat dibutuhkan oleh konsumen pengguna ponsel untuk dapat memenuhi berbagai kebutuhannya yang dapat diperoleh melalui internet yang diakses dari ponselnya. Dan sebuah kerugian bagi konsumen dan operator, jika konsumen terhalang oleh tarif yg mahal.
Menjadi Kreatif dengan Internet (bagian ketiga dari tiga tulisan)
Sebuah Potensi Pasar
Fenomena sebagaimana yang dijelaskan di atas sesungguhnya bisa juga dilihat sebagai sebuah peluang bagi operator internet. Potensi pasar untuk memperluas pasaran produk layanan internet sangat terbuka dengan adanya fenomena ini. Bayangkan jika semakin banyak ibu rumah tangga yang menyadari peran internet ini, pasar juga akan semakin besar. akan semakin banyak ibu rumah tangga yang membutuhkan layanan internet.
Operator seluler yang telah memiliki infrastruktur jaringan 3G dan 3,5G, bisa memanfaatkan peluang ini dengan membuat layanan internet yang akan terus terbuka dan tumbuh. Generasi sekarang yang sudah melek teknologi dan internet terutama kaum wanitanya nantinya akan menjadi ibu-ibu rumah tangga. Ibu-ibu rumah tangga yang melek internet inilah yang akan menjadi konsumen internet dari rumah-rumah mereka. Ini tentu saja sebuah pasar yang besar dan potensial.
Dengan semakin ketatnya persaingan antaroperator tentu memerlukan strategi yang jitu untuk dapat menyasar pasar ini. tarif yang murah dengan ketersediaan jaringan yang baik tentu akan menjadi daya tarik yang kuat. Akses internet yang cepat dan stabil dengan harga terjangkau tentu akan menarik minat mereka untuk memilih suatu layanan internet tertentu. Hanya operator yang menawarkan akses cepat dengan harga terjangkau saja yang akan dilirik oleh pasar yang besar ini. Ini tentu saja menjadi tantangan sekaligus peluang bagi operator telekomonikasi yang juga menyelenggarakan layanan internet.
Fenomena sebagaimana yang dijelaskan di atas sesungguhnya bisa juga dilihat sebagai sebuah peluang bagi operator internet. Potensi pasar untuk memperluas pasaran produk layanan internet sangat terbuka dengan adanya fenomena ini. Bayangkan jika semakin banyak ibu rumah tangga yang menyadari peran internet ini, pasar juga akan semakin besar. akan semakin banyak ibu rumah tangga yang membutuhkan layanan internet.
Operator seluler yang telah memiliki infrastruktur jaringan 3G dan 3,5G, bisa memanfaatkan peluang ini dengan membuat layanan internet yang akan terus terbuka dan tumbuh. Generasi sekarang yang sudah melek teknologi dan internet terutama kaum wanitanya nantinya akan menjadi ibu-ibu rumah tangga. Ibu-ibu rumah tangga yang melek internet inilah yang akan menjadi konsumen internet dari rumah-rumah mereka. Ini tentu saja sebuah pasar yang besar dan potensial.
Dengan semakin ketatnya persaingan antaroperator tentu memerlukan strategi yang jitu untuk dapat menyasar pasar ini. tarif yang murah dengan ketersediaan jaringan yang baik tentu akan menjadi daya tarik yang kuat. Akses internet yang cepat dan stabil dengan harga terjangkau tentu akan menarik minat mereka untuk memilih suatu layanan internet tertentu. Hanya operator yang menawarkan akses cepat dengan harga terjangkau saja yang akan dilirik oleh pasar yang besar ini. Ini tentu saja menjadi tantangan sekaligus peluang bagi operator telekomonikasi yang juga menyelenggarakan layanan internet.
Subscribe to:
Posts (Atom)
